Resum Pertemuan 2
Resume 2
Menjadikan Menulis sebagai Passion
24 Agustus 2022
Narasumber : Dra. Sri Sugiastuti, M. Pd
Moderator : Dail Ma’ruf
Assalamualaikum warohmatullohiwabarokatuh
Sahabat blogger yang dirahmati Alloh
Ketika membaca judul materi pelatihan hari ke-2 ingatan tertuju pada penggalan cerpen yang beberapa bulan lalu saya baca. Tulisan yang menginspirasi dan memotivasi awal saya mulai punya keinginan untuk bisa menulis. Menulis karena dorongan hati untuk mengungkapkan perasaan. Sedih, perjalanan hidup yang pernah pada posisi zona nyaman begitu belahan jiwa berpulang harus belajar menata hati karena semua akan kembali dan pulang kepada kehidupan yang hakiki. Perjalanan inilah awal mencari hiburan dan tempat curahan perasaan. Bersyukur itulah titik awal positif menemukan hal yang menyenangkan yaitu menulis. Kegiatan yang ingin mencoba dan mengulanginya walau dengan harapan tujuan akhir yang sederhana. Sekedar ingin mencurahkan perasaan dan menuliskan harapan seorang perempuan single perent dengan 6 anak. Selain dikisahkan hanya padaNya disepertiga malam.
Membaca materi Menjadikan Menulis sebagai Passion ada perasaan senang bahwa yang saya lakukan selama ini berkaitan erat dari maksud materi kali ini.
Menjadikan Menulis sebagai Passion.
Diawali pembukaan oleh moderator Bapak Daily Ma’ruf menyampaiakan profil ibu Dra. Sri Sugiastuti, M. Pd. Seorang ibu yang luar biasa semangat dalam menulis. Yang berkesan dengan beliau mulai menulis sudah menjelang usia 50 tahun. Tidak ada kata terlambat, karena dengan menulis kita akan menjadi bergairah. Gairah itu menjadikan kita senang dan terhibur.
Beliau bergabung dengan tim omjay bermula dari daring di kompasiana tahun 2009. Saat awal.saya mengenal dunia internet.dan pertemuan luring saya dengan Omjay di tahun 2013 saat mengikuti Teachers writing camp 3 di UNJ. Sejak itu kami berkolaborasi di berbagai diklat menulis.ada di Bekasi.Jakarta. Padang dan terakhir di Kupang sampai akhirnya Pandemi datang.
Menulis sebagai Passion yang menjanjikan
Kemampuan menulis dipandang sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berpikir. Bahkan hingga hari ini, profesi penulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara social
Kendala dan Hambatan dalam Menulis
Ada beberapa kendala dan hambatan dalam menulis yaitu
1. Merasa tidak bakat menulis
2. Tidak memiliki ide
3. Tidak mau kritik
4. Tidak suka menulis
5. Alasan kita menulis
Alasan Mengapa Kita Menulis
Mengapa kita menulis?
Lebih filosofis dan berhubungan dengan nilai, visi dan misi hidup kita di dunia.
Bagaimana kita menulis ?
Lebih bersifat teknis dan jawabannya cenderung mudah dipelajari melalui proses latihan.
Kapan kita mulai menulis?
Secepatnya! Kita harus niatkan untuk membuat karya yang asli dari diri kita
Langkah langkah menjadi penulis yang baik
1. Membaca
Untuk menjadi seorang penulis yang baik, kita perlu membaca banyak buku baik yang bersifat general (umum) maupun spesifik (misalnya sesuai dengan background akademik atau interest pribadi kita)
2. Diskusi
Hal ini penting karena ide dan gagasan seringkali muncul saat kita mendialektikkan bahan bacaan yang kita baca dengan bacaan orang lain atau dengan diri kita sendiri.
Bila diperlukan, ada baiknya kita memiliki mentor menulis yang tepat.
3. Lihat dan baca look and feel
Baik secara langsung maupun apa yang kita lihat dan baca di media
4. Socialize
Berapa banyak pengetahuan, pengalaman dan kisah orang lain yang dapat kita serap?
Writing Preparation
.1 Menggali dan Menemukan Gagasan/Ide
Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa yang terjadi, imajinasi, dan kajian pustaka.
Untuk mempermudah proses penemuan ide, cara efektif yang dapat digunakan adalah melalui brainstorming.
2. Menentukan Tujuan, Genre, dan Segmen Pembaca
Sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan warna tulisan.
Selain itu, kita harus memastikan bahwa tulisan yang kita hasilkan akan marketable
3. Menentukan Topik
Misalnya, tujuan menulis untuk memberikan informasi yang benar tentang kesehatan. Genrenya tulisan populer.
Jika sasarannya adalah orang tua (manula), maka penulis bisa menentukan tulisan misalnya dengan topik “Hidup sehat di usia senja”.
4.Membuat Outline
Kerangka tersebut menunjukkan gambaran materi yang akan ditulis. Menulis outline cukup dengan garis besarnya saja.
Karakteristik outline yang baik memiliki kesederajatan yang logis, kesetaraan struktur, kepaduan, dan penekanan.
5. Mengumpulkan Bahan Materi / Buku
Penulis wajib membaca banyak buku dan sumber bacaan lain untuk memperkaya perspektif dan referensi. Selain itu, agar semakin banyak ide atau gagasan yang dapat dikembangkan.Apabila sudah menemukan topik, maka bahan bacaan yang dikumpulkan sesuai dengan topik yang sudah ditentukan.
Penulis Harus Sabar
Penulis pemula sebaiknya lebih fokus pada ketekunan (persistence) dalam proses menulis, tulislah semampu kita terlebih dahulu. jangan berfikir harus sempurna, dan jangan terlalu idealis.
Setelah kita menyelesaikan naskah kasar dari buku yang kita tulis (rough draft), tahapan yang harus dilewati hingga terbitnya buku kita adalah:
1.Editing
Pada tahapan ini membahas tentang:
a. Membaca ulang
b. Menyempurnakan draf .
2. Revising .
Mengubah beberapa bagian naskah.
b. Melengkapi naskah
c. Mengevaluasi kembali naskah untuk menihilkan kesalahan tulis.
3. Publishing
a. Pengiriman naskah
b. Pracetak (perwajahan buku, tata letak, ISBN, proof reading)
c. Pencetakan
d. Promosi dan distribusi
Alhamdulillah dengan membaca materi Menjadikan Menulis Menjadi Passion, Masya Allah sekali semua daging, jadi merasa lebih terinspirasi, dan perlu dicoba karena ada satu paparan yang sangat menohok ‘ Menulis adalah bagian dari dakwah’ termotivasi semakin meningkatkan gairah untuk selalu menulis, semoga tulisan saya nanti bermanfaat untuk diri dan orang lain terutama dalam rangka mengajak kebaikan dan semakin mendekatkan pada Allohu Robby.

Ayo ,semangat pasti bisa
BalasHapusNjih trmksh
HapusLuar biasa cepet banget
BalasHapusSambil nidurin sikecil jg
HapusYes sudah punya bekal untuk menulis lanjutkan
BalasHapusMohon bantuannya njih
HapusMantap buu, lanjutkan dan semangatttt
BalasHapusSemangat mb yandri.. Mksh
HapusHebat, bisa langsung dimasukkan saku ilmunya. Mantap!
BalasHapusMasih belanja nih tertatih
HapusMantap,,,
BalasHapusTrmksh
HapusSemangat Bu....mantapp...
BalasHapusTrmksh mb.. Semangat
HapusResumenya ada pembuka yang disesiaikan dengan pengalaman diri.. top..
BalasHapusTrmksh
HapusMasya Allah, Semangat Ibu
BalasHapusTrmksh
HapusBagus..
BalasHapusAlhamdulillah.. Terimaksh
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusSelamat dapat buku bu kanjeng.
BalasHapusResume yg komplit
Trmksh pak
HapusMantap selamat dan semangat
BalasHapusTrmksh
HapusKeren, semangat terus dan terbitkan buku.
BalasHapusTrmksh
HapusPembuka tulisan yg keren ditambah isinya yg komplit super deh utk Bu Hajah Endang sip lanjutkan bu
BalasHapusSalam kenal....tulisannya bagus
BalasHapusPenulisan Materi sudah bagus, ada poin2 penting yg ditonjolkan. Sudah ada karakter yang nampak dari tulisan bunda.
BalasHapus